Website Belajar INIMA

Website Belajar INIMA adalah subdomain dari website inima.my.id yang merupakan website utama dari I Gusti Agung Dodi Adnyana. Website ini digunakan untuk tempat berbagi ilmu, edukasi, belajar bersama untuk mahasiswa yang menempuh Program Pendidikan Profesi Guru baik dalam jabatan maupun prajabatan. Website ini dibuat oleh I Gusti Agung Dodi Adnyana untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran pada program PPG Prajabatan I.

Temukan Berbagai Referensimu Disini

Website belajar INIMA memilik berbagai jenis materi dan desian yang bisa kamu gunakan sebagai referensi

Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran

TIK memiliki dampak yang sangat besar bagi masyarakat. UNESCO menggambarkan dampak tersebut dengan “Revolusi Ketiga”. Masyarakat modern tentunya akan merasa kesulitan apabila menjalani keseharian yang serba digital tanpa adanya TIK. Selain TIK sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup masyarakat modern, teknologi ini pun juga sangat diperlukan untuk institusi pendidikan. Sekolah, perguruan tinggi, dan universitas sangat memerlukan TIK untuk pembelajaran dan pengajaran. TIK juga ternyata telah berdampak pada setiap aspek operasional sekolah, perguruan tinggi dan universitas, termasuk manajemen dan administrasi. TIK berkembang di bidang pendidikan ketika universitas pertama kali memperoleh komputer mainframe. Komputer mainframe merupakan komputer generasi pertama dan sebuah teknologi informasi kelas tinggi yang terdiri dari beberapa komputer dengan kemampuannya dalam melaksanakan berbagai macam tugas yang berkaitan dengan komputasi rumit untuk jangka waktu yang relatif singkat. Penggunaan mainframe biasanya lebih sering untuk komputer yang terhubung melalui sebuah terminal. Para pendidik mulai mengeksplorasi penggunaannya dalam belajar dan pembelajaran. Kemudian, setelah adanya komputer mainframe, muncul komputer kecil pertama. Komputer kecil ini diperkenalkan dengan sebutan microcomputer (disebut mikrokomputer untuk membedakannya dari komputer mainframe). Microcomputer adalah komputer kecil yang biasa digunakan, baik dalam bentuk desktop PC ataupun laptop. Microcomputer pertama itu mulai membawa perubahan bertahap di ruang kelas di seluruh dunia saat para guru inovatif dan pengguna awal mengeksplorasi penggunaannya. Memang benar bahwa pada awal-awal terdapat penekanan pada pemrograman, dan banyak perangkat lunak awal seperti jenis latihan dan praktik yang meniru perilaku mengajar saat itu. Pada saat itu di kelas yang diperkenalkan TIK diberi instruksi/ aturan. Para peserta didik duduk dengan patuh dalam barisan sambil mendengarkan dengan penuh perhatian kepada guru. Peserta didik akan mengangkat tangan ketika hendak mengajukan pertanyaan. Selain itu peserta didik pun menyalin apa yang ditulis guru di papan tulis, dan sebagian besar pembelajaran dilakukan dengan menghafal. Hal demikian biasa disebut dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centred instruction), guru sangat mengontrol apa yang dipelajari, bagaimana materi dipelajari, dan kapan dipelajari. Namun pada zaman sekarang, jenis perangkat lunak sudah mengalami banyak pembaharuan dan lebih canggih, sebagaimana program di komputer sedang dikembangkan seperti simulasi, paket pemecahan masalah dan game petualangan. Pada masa kini, perangkat lunak di sekolah sudah mencakup jenis alat yang sama yang digunakan orang dewasa di dunia kerja seperti chat, email, pengolah kata, program basis data, dan aplikasi Spreadsheet. Di mana internet tersedia, guru dan peserta didik secara rutin menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi untuk menyelesaikan tugas.

Filosofi Pendidikan Indonesia

Ki Hadjar Dewantara (KHD) membedakan kata Pendidikan dan Pengajaran dalam memahami arti dan tujuan Pendidikan. Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009), “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya” Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan. Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama ialah memerdekakan manusia sebagai bagian dari persatuan (rakyat). Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya lahir atau batin tidak tergantung pada orang lain, akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri. Pendidikan menciptakan ruang bagi peserta didik untuk bertumbuh secara utuh agar mampu memuliakan dirinya dan orang lain (merdeka batin) dan menjadi mandiri (merdeka lahir). Kekuatan diri (kodrat) yang dimiliki, menuntun peserta didik menjadi cakap mengatur hidupnya dengan tanpa diperintah oleh orang lain.

Video THK Kepemimpinan

Self leardership atau kepemimpinan diri sendiri adalah adalah sebuah praktik di mana seseorang secara sengaja mempengaruhi pemikiran, perasaan, ucapan dan tindakan mereka untuk mencapai tujuan akhir yang diharapkan. Self-leadership didefinisikan sebagai proses yang ada dalam diri seseorang untuk meningkatkan motivasi dan mengarahkan dirinya untuk berperilaku dengan cara yang sesuai dengan yang diharapkan orang lain kepadanya. Self leadership adalah kemampuan untuk memimpin diri sendiri demi mencapai tujuan dan objektif mencapai kesuksesan. Di dalam self-leadership ada pemahaman yang baik tentang siapa diri kita, apa tujuan kita, dan apa yang bisa kita capai, selain juga mampu mengendalikan emosi dan perilaku dalam perjalanan menuju sukses. Langkah pertama dalam self leadership adalah mengenal dan memahami diri sendiri (self-awareness), Memiliki self-awareness atau kesadaran diri sangatlah penting dalam kehidupan. Self-awareness adalah suatu kesadaran dalam memahami sifat, perilaku, dan perasaan diri sendiri.

Pembelajaran dengan

Infografis

Website ini dibuat oleh, I Gusti Agung Dodi Adnyana